Pengkabelan Ethernet

NIC Ethernet dapat diimplementasikan dalam 3 macam topologi pengkabelan :

  • 10Base2
  • 10Base5
  • 10Base-T

10Base2


  • Seringkali disebut sebagai thin cabling, topologi bus menggunakan transceiver yang onboard pada NIC
  • Menggunakan kabel coaxcial RG-58A/U atau RG-58C/U, dengan nilai hambatan 50Ω
  • Connector yang digunakan BNC connector

Keuntungan :

  • Pengkabelan paling murah
  • Menghubungkannya relatif mudah

Keterbatasan :

  • Minimal jarak antar client 1.5 feet (0.5 m)
  • BNC-T connector harus dihubungkan langsung ke NIC, tidak dapat dihubungkan ke BNC connector
  • Hanya efektif untuk ukuran satu segmen kurang dari 607 feet (185 m)
  • Seluruh kabel jaringan tidak boleh lebih dari 3.055 feet (925 m)
  • Harus digunakan terminator 50Ω untuk tiap ujung bus
  • Jumlah segmen dalam jaringan tidak boleh lebih dari 5 (jumlah repeater maksimal 4)

10Base5


  • Disebut juga thick cabling, topologi bus, menggunakan transceiver external dimana digunakan AUI (Attachment Universal Interface) untuk menghubungkan ke DIX connector pada NIC.

Keuntungan :

  • Kemampuannya melebihi keterbatasan pada 10Base2

Keterbatasan :

  • Minimal jarak antar client adalah 8 feet (2.5 m)
  • Ukuran 1 segmen kurang dari 1.640 feet (500 m)
  • Seluruh kabel jaringan tidak boleh lebih dari 8.200 feet (2.500 m)
  • Tiap ujung bus harus di “ground
  • Jarak kabel dari tranceiver ke NIC tidak boleh lebih dari 50 m
  • Jumlah segmen dalam jaringan tidak boleh lebih dari 100

10Base-T


  • Merupakan jaringan Ethernet yang paling popular dan paling banyak diimplementasikan.
  • Menguntungkan untuk jaringan besar.
  • Menggunakan topologi star tetapi secara fungsional bekerja seperti bus, menggunakan kabel UTP dan frame standart IEEE 802.3

Keunggulan :

  • Kehandalan dan kemudahan untuk dikelola (karena menggunakan topologi star dan menggunakan intelegence hub, sehingga dapat mengelola rute dengan baik, dan mudah mencari kerusakan)
  • Lebih fleksibel, jaringan mudah untuk dikembangkan (menambah atau mengurangi beberapa station)
  • Cost murah, karena menggunakan kabel UTP. Bahkan dalam beberapa kasus bisa langsung dihubungkan ke kabel sistem telephon yang sudah terpasang.

Keterbatasan :

  • Maksimum jumlah segmen 1.024
  • Kabel UTP yang digunakan adalah kabel AWG (American Wire Gauge) digunakan type 22, 24 atau 26, 80-115Ω, 10 MHz
  • Maksimum jumlah node 512
  • Panjang maksimum kabel untuk tiap segmen 328 feet (100 m)

baca artikel sebelumnya :  ETHERNET

Tambahkan Komentar

Post Navigation