Ospek

Agak miris juga melihat ospek yang berlangsung 4 hari ini (hari ini hari ke-3). Sedikit ulasan tentang kegiatan ospek yang sekarang sedang berlangsung. Ospek di kampus ini berlangsung selama 4 hari yang terbagi menjadi 2, yaitu 2 hari pertama ospek universitas (semua fakultas dikumpulkan menjadi satu) dan 2 hari berikutnya ospek fakultas (kegiatan diadakan di fakultas masing-masing).

Nah 2 hari berikutnya (ospek fakultas) ini yang sering pelaksanaannya agak menyimpang. Selain mendapat tugas yang aneh-aneh, kegiatannyapun cenderung lebih padat dibandingkan ospek universitas. Ketika kemarin pulang dari tempat kerja sekitar jam 6 sore saya dapati di depan gerbang masuk kampus banyak maba yang berkumpul, mereka kumpul untuk koordinasi menyiapkan tugas-tugas apa saja yang harus dibawa dan dibuat untuk ospek besok hari. Dan ketika saya melewati kampus kembali pada jam 9 malam, saya lihat yang kumpul pun masih banyak. Dan kegiatan seperti itu pun bisa berlangsung sampai pagi (tidak tidur) karena saking banyaknya tugas yang diberikan oleh panitia. Padahal menurut saya jam 9 sudah malam (waktunya istirahat) dikarenakan siangnya sudah berlangsung kegiatan pastinya sudah capek dan besoknya masih ada kegiatan ospek kembali.

Dari tugas yang saya ketahui saat kemarin malam salah satunya adalah membuat tas dari kardus dan diberi marna hijau serta dibentuk seperti rumah. Ada juga yang diminta membawa tas dari plastik (kresek). Itu masih salah satu dan pastinya masih banyak lagi tugas yang tidak sesuai dengan kegiatan akademik yang harus mereka kerjakan/dibawa saat ospek. Belum lagi bentakan-bentakan dari para senior saat ospek berlangsung.

Saya sangat terkesan ketika membaca milis dan ada dosen yang menuliskan pengalaman ketika beliau menjalani ospek pada saat menjadi mahasiswa baruprogram master di salah satu perguruan tinggi. Berikut ulasan yang ditulis oleh beliau :

“Pada saat awal kedatangan dan kuliah dimulai, kami sekelas juga mendapatkan kegiatan semacam ordik-ormawa yang saat itu dikelola oleh organisasi semacam himpunan mahasiswa. Pada kegiatan tersebut, kami dikenalkan dengan gedung/fasilitas yang ada di kampus termasuk fungsi dan cara akses, misalnya urusan administrasi pendidikan, kemahasiswaan, perpustakaan, internet, kantin, supermarket dll. Juga dikenalkan dengan kota, tempat belanja kebutuhan sehari-hari, alat-alat masak, tempat makan, toko sepeda baru/bekas, bagaimana menggunakan angkutan umum seperti bis/kereta api, dll. Di akhir kegiatan, kami diperkenalkan dengan himpunan mahasiswa jurusan di sarankan bergabung. Semua kegiatan dilaksanakan dengan cara yang simpatik tanpa ada bentak2an. Kami merasa kegiatan tersebut sangat bermanfaat dan tentu saja memberikan rekomendasi agar pada tahun2 berikutnya tetap dilaksanakan untuk Maba. Mudah-mudahan pengalaman ini dapat diadopsi di UB”

Memang seharusnya tugas-tugas atau kegiatan yang tidak masuk akal atau tidak berkaitan dengan kegiatan akademik untuk ditiadakan atau ditinggalkan oleh panitia. Dengan simpatik dan kesopanan lebih bisa bermanfaat bagi mahasiswa baru 🙂

Tambahkan Komentar

Post Navigation