BAB IV TCP/IP – Transport Layer

Layer ini setara dengan layer Transport pada model referensi OSI. Protocol-protokol yang berfungsi pada layer ini adalah :

  • Transmission Control Potocol (TCP)
    Berfungsi untuk mengubah suatu data yang besar menjadi segment-segment yang dinomori dan disusun secara berurutan, agar host penerima dapat menyusun kembali segmen-segmen tersebut seperti pada waktu paket belum disegmentasi.
    TCP adalah jenis protocol Connection Oriented dimana protocol jenis ini memerlukan pembentukan hubungan terlebih dahulu sebelum suatu paket dikirimkan ke host tujuan. Analogi yang tepat untuk memahami bagaimana TCP bekerja adalah analogi telepon, dimana sebelum kita berbicara dengan orang lain melalui telepon tersebut maka sebelumnya kita harus membangun sebuah hubungan dengan orang terebut , hal ini mirip dengan virtual circuit pada prokol TCP.
    Jika dalam pembicaraan tersebut kita memberikan informasi penting, seringkali kita bertanya, ”apakah kamu paham ?”, pertanyaan seperti itu mirip dengan sebuah TCP Acknowledgment, dan untuk memutuskan pembicaraan biasanya kita mengucapkan “good bye !!”, hal seperti itu juga dilakukan oleh TCP untuk mengakhiri hubungan yang telah dibangun.
  • User Datagram Protocol (UDP)
    Adalah jenis protocol connectionless-oriented, Prinsip kerja UDP sama seperti pada waktu kita mengirimkan sebuah kartu post, untuk mengirimkan kartu post kita tidak perlu membangun hubungan atau mengontak pihak yang akan kita kirimkan kartu post terlebih dahulu. Yang kita lakukan adalah menulis pesan dalam kartu post tersebut, menuliskan alamat tujuan dan mengepostkannnya, hal ini sama dengan sifat UDP yang Connectionless-Oriented.
    Apa yang akan terjadi kemudian dengan kartu post tersebut (sudah diterima, hilang atau dicuri orang), kita tidak perlu untuk mengetahuinya, hal ini mirip dengan prinsip UDP yang lainnya yaitu UDP tidak menyediakan fasilitas acknowledgement/tanda terima.

Tambahkan Komentar