BAB IV TCP/IP – Internet Layer

Lapisan model DOD yang setaraf dengan lapisan network disebut lapisan internet. Protocol-protokol yang berfungsi pada lapisan ini antara lain :

  • Internet Protokol (IP) adalah protocol yang memberikan alamat atau identitas logika pada peralatan jaringan. Internet Protokol yang digunakan sekarang adalah Internet Protokol versi 4 yang menggunakan notasi angka 32 bit dan yang masih dalam tahapan pengembangan adalah Internet Prot okol versi 6 yang menggunakan notsi angka 128 bit. IP address disebut alamat logika karena dibuat oleh perangkat lunak, dimana alamat tersebut tersebut secara dinamis dapat berubah jika peraltan ditempatkan dijaringan yang lain. Berbeda dengan MAC Address atau Hardware Adreess yang diberikan secara permanen ketika peralatan tersebut dibuat. IP mempunyai tiga feature utama, yaitu :
    • Connectionless, servis yang tidak bergaransi
    • Fragmentation (pmecahan) dan penyatuan paket kembali
    • Fungsi forwarding paket(routing)
  • Address Resolution Protocol (ARP), adalah protocol yang melakukan translasi dari IP address yang diketahui menjadi MAC address. ARP ini termasuk jenis protocol broadcast, karenanya untuk menghndari trafik mak suatuhost biasanya menyimpan informasi ARP ini di dalam cache (memori) yang disebut ARP Cache. ARP cache ini digunakan denga asumsi bahwa hubungan yang terjadi antara MAC address dan IP address pada umumnya jarang beubah-ubah Kegunaan MAC address adalah sebagi berikut :
    • Membuat alamat loika seperti IP address tidak bergantung pada peralatan
    • Penggantian suatu network address hanya mengubah MAC address akan tetapi tidak mengubah alamat logika (logic address)
    • Paket dapat diteuskan berdasarkan alamat jaringan yang dituju.
    • Rouing dari IP address dapat dilakukan pada lapisan/layer network
  • Reverse Address Resolution Protocol (RARP), adalah protocol yang berfungsi untuk mengadakan translasi dari MAC address yang diketahui menjadi IP Address. Router menguanakan RARP ini untuk mengetahui seluruh MAC address dari host yang diketahuinya. RARP adalah juga berupa bootstrap protocol yang memungkinkan suatu workstation mendapatkan IP address dari suatu Bootstarp server dengan memberitahukan¬† MAC Address yang dimiliknya.
  • Bootstrap Protocol (BootP), adalah protocol yang digunakan untuk prosess boot dari diskless workstation. Dengan protocol ini, suau IP address dapat diberikan ke suatu peralatan di jaringan.
  • Dynamic Host Configurtion Protocol (DHCP), prinsifnya hampir sama degan BootP. suatu server DHCP¬† dapat memberikan IP address secara otomatis ke suatu workstation yang menggunakan protocol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi Client/Server, dimana DHCP server menyediakan range IP address yang dapat diberikan pada suatu DHCP client. Dalam memberikan IP Address ini, DHCP hanya meminjamkan (lease). IP Address tersebut untuk suatu periode tertentu. Jika periode tersebut sudah terlampaui atau tidak diguakan dalam periode waktu waktu tertentu maka IP Address tersebut dapat diberikan pada Workstation lain yang memerlukan dan terhubung ke DHCP server tersebut. Jika suatu workstation berada di segment jaringan yag berbeda maka harus dipergunakan DHCP relay agar workstationtersebut bisa mendapatkan IP Address.
  • Internet Control Message Protocol (ICMP), adalah protocol yang berguna untuk melaporkan jika terjadi suatu msalah dalam pengiiman data. Fungsinya antara lain :
    • Memberitahukan jika ada paket yang tidak sampai ke tujuan.
    • Memberithukan pengirim jika memori buffer di router penuh.
    • Memberitahukan pengirim bahwa paket telah melewati jumlah hop maksimum dan paket tersebut akan diabaikan.
    • Redirect paket dari gateway ke host
    • Ping menggunakan ICMP echo untuk mengetahui hubungan.

Tambahkan Komentar