BAB IV TCP/IP – Application Layer

Layer ini merupakan gabungan dari Application, Presentation dan Session  layer. Protocol-protokol yang berlaku pada layer ini antara lain adalah :

  • Telnet (Telecomunication Network)
    Berguna untuk mengakses komputer lain dari jauh (remote). Telnet menggunakan port 23 untuk berhubungan dengan layer transport. Protocol telnet membuat dua buah komputer yang berhubungan sebagai terminal virtual.
    Metode ini menyebabkan telnet dapat digunakan untuk membuat hubungan dengan jenis peralatan komputer apapun, selama pemetaan dapat dibuat antara terminal virtual dan terminal fisik. Jika hubungan telah dibangun dengan telnet, maka remote komputer dapat diakses seperti jika kita duduk didepan remote komputer tersebut. Telnet  memberikan hak akses penuh kesemua protocol layer TCP/IP.
  • File Transfer Protocol (FTP)
    Berfungsi untuk memindahkan file dari atau komputer ke komputer lain lewat jaringan. FTP menggunakan port 21 dan bekerja dengan protocol TCP yang menggunakan jenis hubungan connection-oriented.
    Berbeda dengan Telnet, hubungan yang menggunakan FTP tidak dapat menjalankan suatu program dari remote komputer. Akses dari FTP terbatas untuk fungsi-fungsi pengaturan file dari komputer satu ke komputer lain, serta membuat direktori untuk file-file tersebut.
    Umumnya hubungan dengan FTP berupa relasi antara Client-server. Oleh sebab itu sebelum mengadakan hubungan dengan FTP, FTP server harus dibangun terlebih dahulu pada suatu jaringan internet, baru suatu komputer client dapat berhubungan.
  • Simple Mail Transfer Protocol (SMTP)
    Berfungsi untuk mengatur pengiriman e-mail. Port yang digunakan adalah port 25, cara kerja SMTP sangat mirip dengan cara kerja FTP serta SMTP juga menggunakan protocol TCP.
  • Trifial File Transfer Protocol (TFTP)
    TFTP adalah FTP yang disederhanakan, port yang digunakan adalah port 69. Jika FTP menggunakan jenis hubungan Connection-Oriented maka TFTP menggunakan jenis hubungan Connectionless-Oriented yang tidak mengontrol perpindahan file.
    Kelebihan TFTP salah satunya adalah kecilnya ukuran file program TFTP, sehingga hal ini memungkinkan untuk menyimpan program tersebut didalam sebuah ROM (Random Accsess Memori) peralatan. Oleh karenanya TFTP dapat dipakai untuk diskless workstation.
    Seperti halnya FTP, relasi hubungan dengan TFTP juga berupa Client/server, oleh karena itu perlu dibangun TFTP server dalam jaringan komputer atau internet, baru kemudian dapat diakses oleh suatu client. Jika pada FTP untuk melakukan hubungan diperlukan ijin akses (Log on), maka pada TFTP tidak diperlukan ijin akses atau log on.
  • Domain Name System (DNS)
    DNS adalah suatu system yang memungkinkan translasi suatu nama dari host dalam jaringan komputer atau internet menjadi IP address. Dengan menggunakan DNS, maka suatu host dapat diberi nama yang mudah diingat dibandingkan dengan mengingat nomor-nomor IP Address.
     
  • KERBEROS
    Adalah protocol untuk keamanan (security) yang menggunakan suatu peralatan yang disebut authentication server. Protocol ini berfungsi untuk memeriksa password dan enkripsi yang digunakan. Kerberos banyak digunakan pada Sistem Operasi UNIX.
  • Simple Network Manajemen Protocol (SNMP)
    Memberikan suatu cara untuk mengawasi dan mengatur peralatan-peralatan dalam jaringan komputer.
  • Remote Procedure Protocol (RPC)
    RPC berguna untuk membuat fungsi remote transparan layaknya seperti berada di komputer local.
  • X-Windows
    Adalah protocol yang memberi saran multitasking untuk system operasi UNIX.

Tambahkan Komentar